Analisa Bid Dan Offer Dalam Trading Bisa Cuan Banyak

Posted on

Analisa bid dan offer dalam trading , Di dalam dunia trading istilah bid dan offer tentunya sudah tidak asing di telinga kita . Namun seberapa pemahaman kita akan arti bid dan offer dalam real time trading tentu berbeda beda dari satu trader ke trader yang lain nya.

Berikut akan kita ulas secara sederhana satu teknik untuk melihat kenaikan harga saham dari bid dan offer nya . Perhatikan tabel di bawah ini :

Analisa Bid dan Offer dalam trading

Kalau kita perhatikan jumlah bid dan offer pada saham ACES di atas jumlah offer jauh lebih banyak dari pada jumlah bid tetapi kenapa harganya naik ? Yang jual lebih banyak dari yang beli tapi harga barang naik ? Secara logika harusnya kalau yang beli banyak dan yang jual sedikit harga akan naik ….betul ?

Mari kita analisa lebih lanjut , kita perhatikan jumlah offer di harga 1410 sejumlah 10808 lot dan jumlah bid nya 1405 sebanyak 3815 lot . Jika 10808 lot habis di borong seorang investor maka apa yang akan terjadi?

  1. Harga offer 1410 akan hilang karena habis di beli dan akan muncul harga offer berikutnya yaitu di harga 1415 rupiah sebanyak 1831 lot.
  2. Harga saham akan naik .

Di sini sentimen pasar menanggapi dengan respon positif dengan banyaknya investor yang membeli dengan haka atau hajar kanan tanpa antri , maka harga akan cenderung naik.

Jika bid 1405 sebanyak 3815 lot habis maka yang akan terjadi adalah

  1. Harga bid akan bergeser ke 1400 sebanyak 356 lot .
  2. Harga saham akan turun.

Di sini sentimen pasar pesimis terhadap suatu saham , banyak investor yang menjual saham nya dengan haki atau hajar kiri untuk menyelamatkan profit yang ada atau mengurangi resiko loss , maka harga saham akan cenderung turun.

Di sini dapat kita simpulkan bahwa jumlah bid dan offer tidak bisa kita jadikan jaminan bahwa harga suatu saham akan naik atau turun. Jumlah bid yang lebih banyak dari offer tidak menjamin kenaikan harga saham. Yang perlu anda perhatikan adalah berapa cepat offer itu hilang, semakin cepat offer itu hilang semakin cepat saham itu akan naik. Kenapa dikatakan bahwa jumlah bid yang lebih banyak dari offer tidak menjamin kenaikan suatu saham , karena :

  1. Tidak ada yang mau haka offer yang ada maka harga akan cenderung diam.
  2. Bid dan offer bisa kita kendalikan , kita bisa menyusun bid dan offer seolah olah bid lebih banyak dari offer, kenapa kita melakukan itu ? Untuk memancing trader lain biar haka , biar beli offer kita , artinya kita jualan mereka membeli.

Maka jangan heran kalau kita melihat Bid dan Offer yang begitu tebal dan saham naik kencang tiba tiba bid dan offer nya menjadi lenyap atau tersisa sedikit saja . Di sinilah kita sebagai trader harus pandai pandai membaca situasi . Salam Cuan William Fresh ( Analisafundamental.com founder )