Cara-Menghitung-Dividen-Saham-Mudah-dan-Tepat.
Cara-Menghitung-Dividen-Saham-Mudah-dan-Tepat.

Cara Menghitung Dividen Saham Mudah dan Tepat

Posted on

Cara Menghitung Dividen Saham Mudah dan Tepat,

Dividen merupakan pembagian laba perusahaan kepada para pemegang saham disesuaikan dengan preferensi saham yang dimilikinya. Dividen sekaligus menjadi instrumen yang sangat dinantikan para investor yang membeli atau menanam saham di sebuah perusahaan. Karena dinantikan, mengetahui cara menghitung dividen saham rasanya menjadi hal yang penting.

Dengan memiliki kemampuan menghitung dividen yang dimiliki, Anda bahkan bisa menghitung proyeksi dan potensi dividen yang bisa didapatkan jauh – jauh hari sebelum dividen dibagikan. Cara menghitungnya seperti apa sih?

Cara Menghitung Dividen Saham

Untuk menghitung dividen saham, ada beberapa rumus yang dapat Anda gunakan. Rumus cara menghitung dividen saham di antaranya :

Rumus menghitung dividen yang akan dibayar

Guna menghitung dividen yang akan dibayar, Anda perlu mengurangi nilai laba bersih tahunan perusahaan dengan laba yang ditahan.

Laba bersih dari perusahaan bisa diperoleh dari laporan keuangan akhir tahun yang sudah dikeluarkan suatu perusahaan, sementara informasi tentang laba yang ditahan bisa didapatkan dari RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham).

Adapun rumus yang bisa digunakan yakni =

Laba bersih perusahaan tahunan – (dikurangi) laba ditahan

Rumus menghitung dividen payout ratio (DPR)

Besar dari nilai dividen yang dibagikan perusahaan tidak akan selalu sama karena nilai yang dibagikan dari dividen tersebut akan sangat bergantung terhadap perolehan laba setiap bulan atau tahunnya dan sifatnya sangat fluktuatif.

Namun jangan khawatir karena dividen yang diperoleh tersebut dapat dihitung melalui rumus berikut =

Nilai total dividen : (dibagi) laba bersih

Rumus menghitung dividen per share (DPS)

Sebelum membahas rumus menghitung DPS seperti apa, terlebih dahulu kita perlu tahu apa itu DPS.

Jadi DPS atau dividen per share adalah total dari semua dividen  tunai yang dibagikan kepada pemegang saham sesuai dengan jumlah lembar saham yang beredar. Untuk menghitung dividen per share atau DPS, rumusnya sebagai berikut :

Total dividen : (dibagi) Jumlah saham yang beredar

Dividen yang akan diterima

Cara menghitung dividen saham dengan rumus ini digunakan guna mencari tahu nilai tunai dari dividen saham sebelum dipotong oleh pajak dividen.

Biasanya dana yang telah dipotong oleh pajak dividen akan dikirim oleh sebuah perusahaan terhadap investor melalui sistem RDN (Rekening Dana Nasabah) yang telah ditentukan oleh perusahaan sekuritas terkait.

Untuk menghitung nilai dividen yang akan diterima, rumusnya sebagai berikut :

DPS (dividen per share) x jumlah saham yang dimiliki

Rumus menghitung dividend Yield

Dividend yield merupakan suatu persentase dalam perhitungan jumlah untung/ laba dari suatu nilai saham yang dihitung secara objektif. Dalam perhitungannya, nominal dividend per share belum tentu menentukan dividend yield-nya.

Jadi meski dividend per sharenya besar, nilai dividend yieldnya belum tentu besar juga. Karena itu dividend yield ini tetap penting untuk dihitung. Adapun rumus perhitungannya yaitu :

DPS (dividend per share) : (dibagi) Harga saham (saat ini) atau harga saham (rata – rata) dalam portofolio

Contoh Perhitungan Dividen Saham

Agar dapat memahami cara menghitung dividen saham lebih jelas, berikut kami akan berikan beberapa contoh soal dan penyelesaiannya :

Contoh soal 1

Suatu perusahaan skala menengah di tahun 2021 memiliki laba bersih tahunan sebesar 1,2 milyar rupiah. Sementara laba ditahan perusahaan tersebut mencapai 700 juta. Berapa dividen yang akan dibayar perusahaan tersebut?

Jawab :

Laba bersih tahunan perusahaan diketahui 1,2 milyar. Laba ditahan diketahui 700 juta.

Jadi dividen yang akan dibayar nilainya = 1,2 milyar – 700 juta = 500 juta rupiah.

Contoh soal 2

Anda merupakan salah satu pemegang saham BCA. Di BCA, Anda memiliki 100 lot atau 10.000 lembar saham BCA. Kemudian di tahun selanjutnya, perusahaan BCA memutuskan untuk menebar dividen tunai senilai Rp 430,00 per lembar sahamnya. Jadi, berapa dividen tunai yang akan Anda terima?

Jawab :

Dividen sebelum pajak = 10.000 lembar x Rp 430,00 = Rp 4.300.000,00

Dividen setelah pajak = Rp 4.300.000,00 – (Rp 4.300.000,00 x 10%) = Rp 3.870.000,00

Jadi dividen tunai yang akan diterima atas kepemilikan saham BCA setelah pajak sebesar Rp 3.870.000,00.

Bagaimana? Cukup mudah bukan cara menghitung dividen saham? Anda hanya perlu tahu rumusnya dan masukkan ke dalam rumus sesuai perintah atau soalnya.