Saham CDIA sebuah catatan kecil pergerakan harga saham IPO milik PP yang memang berbeda dari saham IPO milik PP yang sebelum sebelumnya. Keinginan untuk ikut merasakan cuan ribuan persen dari setiap saham PP yang IPO seolah terbantahkan di saham CDIA ini.
Jika kita perhatikan data kepemilikan dari saham CDIA ini memang boleh di bilang berbeda dari saham saham IPO PP sebelum sebelumnya.

Data dari IPO hingga tanggal 25 Juli 2025 , masih di dominasi oleh broker broker yang sudah kita kenal sepak terjang nya di dunia bursa kita ini. Harga masih terus naik hingga 25 Juli 2025. Mari kita perhatikan data berikut ini di hari senin 28 Juli 2025 , nampak bahwa broker yang terkenal milik rame rame ikutan memborong saham CDIA di harga 1830 rupiah , bukan harga yang relatif murah mengingat dari harga IPO saham CDIA ini. Sementara broker MG sukses jualan barang di hari yang sama.

Setelah harga di turunkan hingga akhir agustus 2025 terlihat makin seru membeli saham CDIA ini dari broker rame rame seperti mendapatkan hembusan angin segar bahwa ini adalah kesempatan untuk mendapatkan keuntungan sebesar besarnya dari salah satu saham PP ini. Secara histori memang saham saham IPO dari PP ini boleh di bilang selalu terbang tinggi dengan catatan selama tidak banyak yang ikut. Namun untuk saham yang satu ini lain cerita jika kita lihat dari data data yang ada.
Burung siap terbang tetapi yang ikut pengen di gendong terlalu banyak , patah sayapnya jika memaksakan tetap terbang. Angan angan tentang suatu pemahaman yang keliru tentang cepat kaya dengan cara instant memang selalu terbukti hanya meninggalkan luka luka baru maupun menggores kembali luka luka lama yang mungkin belum sembuh benar.
Kalau kita bertanya ini salah siapa tentunya bukan salah siapa siapa karena memang kita sendiri yang membuat keputusan dan mengeksekusi tombol buy di sekuritas kita masing masing. Sekuat apapun pengaruh katakanlah pihak luar untuk encourage membeli saham ini tetap keputusan ada di tangan kita masing masing.
Sebuah pelajaran berharga yang mungkin terlalu mahal untuk di bayarkan.



