7 Saham Startup Indonesia Yang Milenial Harus Tahu Sebelum Investasi

7 Saham startup Indonesia ini Wajib untuk diketahui oleh Milenial sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Ingin masuk ke dalam saham saham tersebut ? Simak ulasan berikut ini.

Beragamnya jumlah jenis perusahaan yang sudah melantai di BEI semakin beragam dengan masuknya perusahaan perusahaan rintisan atau terkenal dengan sebutan start up company. Berikut adalah ketujuh saham perusahaan start up yang sudah melantai di bursa Indonesia

  1. PT NFC Indonesia Tbk

PT NFC Indonesia Tbk dengan kode saham nya NFCX melantai pada 12 Juli 2018 yang lalu dengan harga IPO nya sebesar 1850 rupiah. Perusahaan ini bergerak dalam bidang layanan teknologi informasi, digital, dan telekomunikasi. Digital Lifestyle adalah produk produk yang ditawarkan oleh perusahaan ini . Adapun produk utama dari perusahaan ini adalah

  1. nfcxc.com yang merupakan portal agregator pulsa digital dimana di sini kita bisa mempergunakan platform nya ( NFC Platform ) untuk jual dan beli pulsa dengan mengisi formulir yang sudah di sediakan oleh pihak NFC ini.
  2. Selaluada.com yang merupakan e-commerce portal yang menyediakan berbagai jenis barang dari elektronik hingga kebutuhan rumah dan pernak pernik nya.
  3. Oona Tv yang merupakan layanan berlangganan digital Tv yang bisa kita unduh aplikasinya lewat handphone.
  4. Tawarin.com sebuah e-commerce portal yang dikhususkan untuk barang barang bekas.

Adapun anak perusahaan dari perusahaan ini adalah sebagai berikut :

7 saham startup indonesia anak usaha PT NFC
Anak Perusahaan

2. PT Kioson Komersial Indonesia Tbk

PT Kioson Komersial Indonesia Tbk dengan kode saham KIOS ini melantai pada 5 Oktober 2017 yang lalu dengan harga penawaran perdana sebesar 300 rupiah. Perusahaan ini merupakan sebuah perusahaan teknologi yang menyediakan perangkat lunak dan perangkat keras platform untuk membantu Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia melalui sistem kemitraan yang disebut Kioson Cash Point (KCP), dimana dalam melakukan kegiatan perekrutan mitra bisnis dan/atau pengumpulan hasil transaksi dari mitra bisnis Perusahaan (KCP) bekerjasama dengan pihak ketiga, yang disebut Kioson Corporate Corespondence (KCC). Kioson didirikan pada tanggal 29 Juni 2015 dan memulai operasi komersial pada bulan Agustus 2015. Adapun digital produk yang ditawarkan oleh perusahaan ini sangat beragam, berikut adalah produk yang mereka tawarkan.

7 Saham Startup Indonesia Produk KIOS
7 Saham Startup Indonesia Produk Kioson

Sangat banyak sekali produk digital dari perusahaan ini termasuk penjualan voucher dari google play dengan harga yang cukup kompetitif tentunya.

3.PT Yelooo Integra Datanet Tbk

PT Yelooo Integra Datanet Tbk dengan kode saham YELO ini melantai pada 29 Oktober 2018 silam dengan nominal IPO sebesar 376 rupiah. Perusahaan ini merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, industri alat komunikasi dan jasa penyewaan alat teknologi komunikasi. Kegiatan usaha yang sedang dijalankan Perusahaan adalah pendapatan dari penggunaan data internet selain itu juga dari e-commerce dari perusahaan ini yang menyediakan berbagai macam barang kebutuhan termasuk makanan ringan atau makanan kecil. Beraneka paket wisata juga ditawarkan oleh perusahaan ini.

4. PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk

PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk dengan kode saham DIVA ini melantai pada 27 Noveember 2018 dengan harga perdana nya 2950 rupiah. Perusahaan ini bergerak dalam bidang perdagangan umum, industri, pengadaan barang, jasa, transportasi, pembangunan dan percetakan. Saat ini, kegiatan usaha utama dari DIVA adalah bergerak dalam bidang penjualan pulsa elektrik dan dealer produk-produk telekomunikasi yaitu DIVA Smart Outlet dan DIVA Intelligent Instant Messaging. Produk yang ditawarkan oleh perusahaan ini diantaranya adalah

  1. Smart EDC Unified Payment System , alat pembayaran digital.
  2. Pawoon Point of Sales merupakan cloud base application
  3. Diva intelegent instant messaging

5.PT Telefast Indonesia Tbk

PT Telefast Indonesia Tbk dengan kode saham TFAS ini melantai pada 17 September 2019 dengan nominal sebesar 180 rupiah.Perusahaan ini bergerak dalam bidang penyedia solusi sumber daya manusia (SDM) yang terintegrasi antara Software Human Resources Information System (HRIS), Izin penyedia SDM dan Aplikasi pemberi dan pencari kerja. Adapun produk dan layanan yang disediakan oleh perusahaan ini adalah

  1. Logistik melalui anak usahanya PT Logitek Digital Nusantara dengan layanan kurir dan logistik melalui layanan first mile & last mile, drop point, middle mile serta digital logistics.
  2. SDM dengan dua produk nya yaitu
  • PT Bilik Sinergi Indonesia, berbentuk Aplikasi yang bernama Bilik Kerja yang dapat mempertemukan antara penyedia kerja dan pencari kerja, baik dari jenis pekerjaan, jam pekerjaan, maupun lokasi kerja.
  • PT Emitama Wahana Mandiri, Perseroan memberikan jasa pengelolaan dan penyedia tenaga kerja kepada perusahaan – perusahaan yang memerlukan sumber daya manusia.
Produk dan Layanan TFAS
Produk dan Layanan TFAS

6. PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk

PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk dengan kode saham CASH ini melantai pada 4 Mei 2020 dengan harga penawaran perdananya 350 rupiah. Perusahaan ini bergerak dalam bidang usaha jasa finansial teknologi dan pembayaran digital. Platform dari teknologi pembayaran finansial tersebut dinamakan CASHLEZ. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2016. Adapun produk yang ditawarkan dari perusahaan ini diantaranya adalah:

  1. CashlezOne merupakan mobile point of sales (mPOS) dapat dipergunakan tanpa bantuan alat tambahan POS karena semua sudah terintegrasi disini.
  2. Cashlez reader printer merupakan alat pengaman transaksi digital yang dilengkapi dengan printer untuk print struk belanja.
  3. Cashlez reader non printer alat pengaman transaksi digital tanpa printer
  4. Thermal Paper Roll merupakan pelengkap dari produk sebelum nya
  5. BBpos SimplyPrint Bluetooth Thermal Reciept Printer merupakan mPos dengan design yang unik dan bisa di bawa kemana mana mana

7.PT Tourindo Guide Indonesia Tbk

PT Tourindo Guide Indonesia Tbk dengan kode saham PGJO ini melantai pada 8 Januari 2020 dengan harga penawaran perdana nya 80 rupiah. Perusahaan ini bergerak di bidang informasi dan komunikasi. Pada saat ini, kegiatan utama Perusahaan sebagai penyedia jasa digital travel marketplace. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2018.

Dari 7 saham startup Indonesia tersebut siapakah yang mempunyai performa terbaik dari sisi harga saham nya setelah melantai di bursa ? Mari kita perhatikan tabel berikut

Performa Harga Saham
Performa Harga Saham

Jika kita perhatikan tabel diatas nampak ada yang sangat luarbiasa kenaikan saham nya dan ada yang turun lebih dari 50 % . Namun jika kita perhatikan lebih dalam saham TFAS memang memiliki persentasi kenaikan yang luar biasa namun saham ini tidak liquid di bursa saham, per bursa hari ini pun tercatatkan tidak ada aktifitas perdagangan sama sekali dari saham ini. So tentunya ini mengurangi minat masyarakat untuk membeli saham saham start up . Beberapa saham yang berguguran tentunya tidak lepas dari pandemi covid 19 yang masih belum ada tanda tanda perbaikan hingga saat ini tentunya memukul terutama yang bergerak dalam bidang wisata dan travel. Larangan untuk berkerumun dan ditutupnya beberapa negara dari turis mancanegara juga menambah suramnya lini usaha tersebut. Meskipun saham saham tersebut merupakan start up tetapi tetap saja performa perusahaan menjadi titik ukur nilai dari saham perusahaan tersebut.

Baca juga : Analisa Fundamental Saham Praktis Dan Teoritis

Terlebih lagi perusahaan perusahaan start up terkenal dengan strategi bakar uang nya.Sampai berapa kuat permodalan dari perusahaan perusahaan start up ini jika masih melanjutkan strategy ini. Apa sebenarnya strategi bakar uang itu sendiri ?

Strategi bakar uang sendiri sepertinya memang menjadi wajib hukumnya untuk perusahaan perusahaan start up saat ini , dari pemberian voucher hingga cash back yang memang sangat menguntungkan bagi customer . Adapaun strategi ini sebenarnya mempunai dua tujuan utama , yaitu :

  1. Market Awarness dimana masyarakat di buat mudah ingat akan perusahaan atau di curi perhatiaan nya dengan pemberian paket paket murah misalnya, voucher dan lain sebagainya.
  2. Market Loyalty disini loyalitas pasar menjadi target utama dari strategi bakar uang ini , dengan pemberian diskon harga yang memang terkadang tidak masuk akal , tidak mungkin untuk menolak tawaran yang begitu murah tentunya.

Apakah strategi ini selalu berakhir manis ? tentu saja tidak , ada juga perusahaan yang gagal melantai karena strategi ini salah satunya yang disuntik investasi dari SoftBank. Bagaimanapun juga sebagai investor tentunya selalu pemperhatikan tata kelola perusahaan atau GCG sebagai salah satu pertimbangan untuk mengambil keputusan berinvestasi.

Demikian ulasan 7 saham startup Indonesia yang kita perlu tahu dan aware.

Jangan lupa untuk like, share and follow our instagram @analisafundamental

Salam Sukses Investasi !!

Ayo Share follow dan like kita ya: