Strategi Trading Saham Secara Mudah dan Sederhana Moving Average

Strategi trading saham kali ini kita akan mempergunakan indikator teknikal moving average , sebelum kita mengaplikasikan indikator ini , mari kita lihat apa yang terjadi dengan indeks harga saham gabungan pada penutupan jumat kemaren 5 Juni 2020.

Indeks harga saham gabungan ditutup perkasa pada jumat kemaren setelah sempat mengalami koreksi pada hari kamis sebelum nya. Mari kita perhatikan gambar di bawah ini performance dari indeks harga saham gabungan.

Indeks Harga Saham Gabungan Performance
Indeks Harga Saham Gabungan Performance

Ditutup menguat tipis 0.632 % di level 4947 rupiah , secara mingguan masih menguat 4.91 % dan 4.91 % dalam sebulan. Saham saham apa saja yang pada jumat kemaren mengalami kenaikan ? Mari kita perhatikan gambar di bawah ini.

Analisa Saham Gainer
Analisa Saham Gainer

Dari daftar gainer saham di atas boleh di bilang di dominasi oleh saham saham dalam sektor property , apakah akan masih menarik untuk senin nanti ? Mari kita aplikasikan indikator moving average pada beberapa saham property .

Moving average yang akan kita pergunakan adalah 5,10 dan 20 dan yang akan kita perhatikan di sini adalah saat ketiga indikator tersebut saling bersilangan dengan susunan MA 5 , MA 10 dan MA 20 . Sebagai contoh mari kita perhatikan teknikal dari saham CTRA .

Strategi Trading Saham Moving Average
Startegi Trading Saham Moving Average

Mari kita perhatikan teknikal CTRA di atas , dengan garis biru merupakan MA 5 , garis biru muda MA 10 dan garis merah MA 20. Di sini kita lihat susunan nya sangat sempurna di mana ketiga sinyal MA tersebut saling bersilangan dengan komposisi dari atas ke bawah sebagai berikut MA 5, MA 10 dan MA 20 , kondisi ini sangat ideal sebagai acuan untuk masuk saat terjadi cross , jika masuk senin nanti tentunya sudah ketinggalan dan tidak di saran kan meskipun memang dorongan naiknya sangat kuat.

Baca Juga : Startegi Trading dengan Candle Stick

Kita bisa mempergunakan indikator tambahan untuk mengkonfirmasikan dalam strategi trading saham ini, saya pribadi sangat menyukai MACD dan RSI sebagai indikator tambahan dan juga Bollinger Band . Mari kita perhatikan jika kita sudah menambahkan indikator tersebut ke dalam grafik CTRA ini.

Analisa Teknikal CTRA
Analisa Teknikal CTRA

Indikator MACD yang kita pergunakan adalah 26 dan 12 dengan signal 9 , secara MACD CTRA ini sangat bagus grafik nya , sukses mempertahankan posisi histogram di atas level 0 sejak posisi golden cross nya. meskipun boleh di bilang sempat mengalami koreksi beberapa kali sebelum terjadi crossing ke tiga moving average nya. Apa itu golden cross MACD ?

Baca Juga : MACD Golden Cross

Kemudian secara RSI nya juga sangat menarik dimana RSI berada pada level di atas 70 % , dorongan beli nya masih sangat kuat , bisa kita perhatikan juga dari posisi harga yang menempel ketat bollinger band atas. Kunci masuk di sini adalah saat terjadi crossing dari ketiga indikator MA 5, MA 10 dan MA 20 nya , untuk exit bisa kita pergunakan saat harga berada di bawah MA 5 atau saat terjadi kebalikan crossing dari ketiga indikator MA tersebut , saat MA5 crossing ke bawah MA 10 kita bisa melakukan exit. Sebagai contoh masih menggunakan saham CTRA sebagai berikut.

Startegi Trading Saham Exit
Strategi Trading Saham Entry dan Exit

Perhatikan lingkaran hijau adalah saat kita masuk dan lingkaran merah adalah saat kita keluar. Cukup sederhana tapiiiiii prakteknya tidak sesederhana ini , karena banyak faktor yang berpengaruh saat kita mengambil keputusan untuk beli maupun jual namun indikator ini sangat do able dan sangat mudah untuk di pahami apapun level trader anda dari beginner maupun advance. Kunci tetap sama yaitu sabar dalam mengambil keputusan baik buy maupun sell.

Formasi sama juga sudah terbentuk untuk saham SMRA ,BSDE, PWON, DMAS dan PTPP. Silahkan melakukan analisa ulang untuk menentukan entry point , bisa dilakukan juga posisi harga dari posisi support dan resistance nya untuk menentukan faktor resiko nya dan ingat selalu bahwa saham saham di atas sudah naik cukup banyak. Selalu perhitungkan faktor resiko yang anda bisa toleransi dalam setiap melakukan trading baik saham maupaun jenis trading yang lain nya.

Salam Sukses Investasi !